Diupload Oleh: Administrator
Sumber: Tim Humas IAI PC Samarinda
23 Juni 2026 , 12:16 pagi
Samarinda
โ Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kota Samarinda
melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program ABSONESIA
(Ayo Buang Sampah Obat dengan Benar untuk Indonesia) dengan melibatkan anggota
IAI Samarinda sebagai pelaksana kegiatan. Program ABSONESIA merupakan gerakan
kolaboratif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya
pengelolaan obat yang sudah tidak digunakan, rusak, maupun kedaluwarsa secara
tepat, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk
implementasi peran apoteker dalam memberikan edukasi kesehatan masyarakat,
mencegah penyalahgunaan obat, serta mendukung upaya menjaga lingkungan dari
pencemaran akibat pembuangan sampah obat yang tidak tepat.
Melalui
kegiatan ini, anggota IAI Samarinda akan berperan sebagai fasilitator edukasi
dan pendamping masyarakat dalam proses pengumpulan obat rusak/kedaluwarsa
melalui sarana Box ABSONESIA yang ditempatkan di fasilitas pelayanan
kefarmasian. Sebagai acuan pelaksanaan kegiatan, PC IAI Samarinda telah
menyusun Buku Pedoman Pelaksanaan ABSONESIA yang memuat mekanisme kegiatan,
tata cara edukasi masyarakat, penggunaan Box ABSONESIA, pendataan obat,
dokumentasi, hingga pelaporan kegiatan.
๐ Buku Pedoman ABSONESIA dapat diakses melalui:
https://drive.google.com/file/d/1_-gvA359V38G1qBhRNdmFtMY0-RwxEUw/view?usp=drive_link
Peserta
kegiatan diharapkan mengikuti tahapan berikut:
1.
Registrasi dan Koordinasi Peserta
Anggota IAI Samarinda yang
berpartisipasi melakukan pendaftaran dan bergabung dalam grup koordinasi
sebagai sarana komunikasi selama kegiatan.
2.
Komitmen Pelaksanaan Kegiatan
Peserta mengisi surat kesediaan dan
komitmen untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ABSONESIA sesuai
pedoman.
3.
Persiapan Sarana Pengumpulan Obat
Peserta menyediakan Box
ABSONESIA di fasilitas pelayanan kefarmasian masing-masing.
Box
ABSONESIA digunakan untuk menerima:
โ
Obat tablet/kapsul kemasan strip/blister yang rusak, tidak digunakan, atau
kedaluwarsa.
Untuk
obat botol, sirup, atau kemasan besar dilakukan edukasi pemusnahan sesuai
arahan apoteker.
4.
Edukasi Masyarakat
Peserta
melakukan edukasi kepada pasien dan masyarakat sekitar fasilitas pelayanan
kefarmasian mengenai:
a) Cara membuang obat dengan benar;
b) Bahaya menyimpan obat yang sudah
tidak digunakan;
c) Pentingnya menjaga lingkungan dari
sampah obat.
5.
Pendataan Obat yang Dikumpulkan
Setiap
obat yang diterima dicatat melalui formulir kegiatan, meliputi:
a)
Nama pemberi obat (bila bersedia);
b)
Jenis obat;
c)
Jumlah obat;
d)
Tanggal penyerahan;
e)
Tanda tangan serah terima obat kepada apoteker.
6.
Penyerahan Obat untuk Pemusnahan
Obat
yang terkumpul akan direkap dan diserahkan kepada BBPOM Samarinda/Tim Gen
ABSONESIA untuk dilakukan proses pengelolaan dan pemusnahan sesuai ketentuan.
Timeline
Pelaksanaan ABSONESIA PC IAI Samarinda Tahun 2026
|
Tanggal
|
Kegiatan
|
|
10โ19
Juni 2026
|
Penyampaian
undangan dan penjaringan peserta apoteker dari sarana pelayanan kefarmasian
di Kota Samarinda
|
|
17
Juni 2026
|
Pelantikan
dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Gen ABSONESIA
|
|
23
Juni 2026
|
Launching
Program ABSONESIA dan Bimbingan Teknis Peserta di Hotel Aston Samarinda
|
|
1
Juli 2026
|
Penyerahan
komitmen peserta dan distribusi Box ABSONESIA
|
|
2โ15
Juli 2026
|
Pelaksanaan
Pengabdian Masyarakat: edukasi masyarakat dan pengumpulan obat
rusak/kedaluwarsa melalui Box ABSONESIA
|
|
15โ20
Juli 2026
|
Evaluasi
kegiatan, pengumpulan laporan, verifikasi dokumen, dan proses klaim SKP
Pengabdian Masyarakat
|
Kegiatan
ABSONESIA diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat peran
apoteker dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang
aman serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui
langkah sederhana:
๐ Buang Obat dengan Benar
๐ฑ Lindungi Keluarga dan Lingkungan
PC
IAI Samarinda bersama masyarakat mewujudkan Indonesia sehat dan lingkungan yang
lebih bersih.
#ABSONESIA
#IAISamarinda
#ApotekerIndonesia
#PengabdianMasyarakat
#BuangObatDenganBenar