Seminar dan Workshop Wound Care Academy
Diupload Oleh: Administrator
Sumber: Infokombrand IAI Samarinda
06 Juni 2024 , 07:06 pagi
Pengus Cabang
Ikatan
Apoteker Kota Samarinda hadir sebagai organisasi profesi apoteker Indonesia yang
telah eksis puluhan tahun, telah mengakar disetiap hati apoteker samarinda. IAI
Samarinda selalu berjuang untuk membela, menjaga kompetensi profesi,
mensejaterakan anggota dan selalu berusaha memberi rasa aman dalam berpraktik. Sampai
saat ini jumlah apoteker samarinda berjumlah 900 orang yang praktik diberbagai
fasilitas kesehatan di Samarinda. Suatu tantangan besar yaitu memastikan seluruh
Anggota dapat berkerja, berpraktik dengan profesional dan menjunjung tinggi
etika.
Pentingnya organisasi Profesi kesehatan pasca
disahkannya UU Kesehatan No.17 Tahun 2023 tidak menurunkan semangat pengurus
IAI dalam menjalankan organisasi. Perubahan paradigma praktek kefarmasian, dan
regulasi yang akan terjadi menjadi tanggung jawab IAI dalam mengawal proses
penerapannya di lapangan. Harapannya nanti betul-betul dapat melindungi dan
dapat menjaga kompetensi praktek kefarmasian.
Satu tahun
masa kepengurusan Pengus Cabang IAI
Samarinda bersama Handsaplast dan MFI telah melaksanakan kegiatan Workshop dan
Seminar Wound Care Academy pada hari Jumat, 31 Mei 2024 di Hotel Midtown
Samarinda. Materi menarik
disampaikan oleh apoteker Aji Sri Wahyuni, S.Si., M.Si (Profesional Apoteker
Klinis di AWS), kemudian oleh apoteker Erica Willy dari Handsaplast Indonesia dan
diakhiri sesi pelatihan perawatan luka oleh Ners. Kana Fajar, S.Kep. Spesialis
perawatan luka WOC(ET)N. Acara ini dihadiri beberapa undangan seperti Pafi Samarinda, Bapelkes
Kaltim, PT. Anugrah Pharmindo Lestari serta 75 apoteker dan tenaga teknis kefarmasian di apotek
dan klinik di Samarinda.

Kegiatan
Workshop dan Seminar dengan tema Tatalaksana dan Pertolongan Pertama pada Luka,
Kenali, Pahami, dan Obati dengan Tepat, telah terlaksana dengan baik dengan dukungan penuh dari Handsaplast Indonesia dan MFI. Harapan besar membawa kebermanfaatan untuk
meningkatkan kompetensi seluruh peserta Apoteker Samarinda. Salah satu bentuk dukungan dan kerja IAI Samarinda yaitu peningkatan
kompetensi kefarmasian yang bernilai SKP Kemenkes, demi memenuhi target 50 SKP
atau 10 SKP pertahunnya. Pada kegiatan ini difasilititasi oleh Bapelkes-Kaltim untuk mendapatkan 4 skp-kemenkes. Kemudian dalam beberapa minggu ini
akan dilanjutkan penandatanganan perjanjian kerjasama selama 1 tahun dengan IAI
Samarinda demi mendapatkan fasilitas SKP kegiatan berkelanjutan.
“Saya melihat kegiatan hari ini sangat bermanfaat bukan
hanya untuk tenaga kefarmasian tetapi juga oleh pasien dan keluarga pasien. Efektifitas
pengobatan dengan pembiayaan yang murah sangat dibutuhkan oleh masyarakat
sekarang ini. Tidak boleh seorang tenaga kesehatan seperti apoteker hanya
mementingkan money oriented tetapi
sekarang haruslah patien oriented
menuju ke pharmaceutical care” Ujar Wisnu Cahyo Prabowo, Ketua PC
IAI Samarinda.
Diharapkan
kegiatan ini dapat memberikan informasi keilmuan terbaru bagi tenaga kesehatan
khususnya apoteker dan tenaga
kefarmasian lainnya tentang perawatan luka kronis dan akut secara
mandiri oleh pasien yang sesuai prinsip-prinsip perawatan luka.